maha suci

masyaAllah dan subhanAllah diterjemahkan secara bebas adalah “maha suci Allah”

di Indonesia, orang-orang terbiasa menggunakan subhanAllah untuk menggumamkan kekaguman hal positif.

dan masyaAllah jarang terdengar.

di jaman sekarang, informasi bersliweran dengan beragam, seharusnya menjadi auto kritik bagi yang menggunakan subhanAllah untuk hal positif, apalagi yang mengucapkan adalah ustad atau penceramah.

penggunaan pujian untuk hal yg positif itu menggunakan kata masyaAllah.

contoh positif itu seperti ini:

ketika melihat pemandangan yang indah menyejukkan mata, masyaAllah.

contoh negatif itu kasarnya seperti ini:

pria melihat wanita cantik, yang diucapkan itu, subhanAllah. untuk kemudian segera menundukkan pandangan

Iklan
maha suci

beda Subhanallah dengan MasyaAllah

Subhanallah itu adalah maha suci Allah dalam konteks hal yang negatif.

Masya Allah adalah maha suci Allah dalam konteks positif. 

contoh,  jika melihat aurat wanita maka ucapannya adalah subhanallah. karena aurat wanita seharusnya tidak ter(/di)lihat sembarangan. 

untuk mengagungkan Allah ketika melihat ciptaannya yg maha indah,  maka ucapkan Masya Allah

beda Subhanallah dengan MasyaAllah